Dieng travel packages

Dieng Plateau – Daftar tempat wisata terbaik di Dieng

Dieng Plateau - Daftar tempat wisata terbaik dan gambar pemandangan indah

Dieng Plateau adalah dataran tinggi yang berada di ketinggian 2.093 mdpl. Ada beberapa tempat wisata yang sangat direkomendasikan dan wajib Anda kunjungi di Dieng Plateau seperti sunrise di Dieng, Kawah Dieng, Telaga di Dieng hingga jajaran gunung yang berada di Dieng. Pasti semua destinasi tersebut sudah ada dalam list wisata Anda.

Daftar tempat wisata dan gambar pemandangan indah yang ada di Dieng Plateau

Gardu Pandang Tieng

Gambar Pemandangan Gardu Pandang Tieng
Gambar Pemandangan Gardu Pandang Tieng

Gardu Pandang Tieng ialah salah satu tempat wisata terbaik yang ada di Dieng. Tempat ini selalu dikunjungi oleh para wisatawan yang singgah ke Dieng. Gardu Pandang Tieng merupakan sebuah obyek wisata yang terletak pada ketinggian 1789 meter.

Gardu Pandang Tieng berbentuk bangunan mungil yang sangat sederhana yang memiliki 2 lantai yang berada di ketinggian dan menjadi sebuah tempat yang sangat istimewa untuk melihat bentangan alam di Dieng. Biasanya para wisatawan yang singgah ke Dieng, mereka akan menghampiri Gardu Pandang Tieng.

Gardu Pandang Tieng tidak hanya mempunyai pemandangan yang indah, namun tiupan angin sepoi-sepoi dan dinginnya pegunungan yang selalu memberi sensasi sendiri.

Gardu Pandang Tieng mempunyai lokasi yang begitu strategis, hampir seluruh wisatawan yang berkunjung ke Gardu Pandang Tieng akan menemukan obyek wisata ini dengan mudah.

Gardu Pandang Tieng berada di Desa Tieng, Kejajar, dan masuk di Wonosobo. Gardu Pandang Tieng merupakan obyek wisata yang pertama di arah Dieng, jadi Anda akan mudah untuk menemukannya.

Gunung Prau Dieng

Dengan maraknya kegiatan seperti mendaki gunung, ada banyak sekali pemula yang mengawali pendakian pertamanya dengan mulai menaklukkan gunung yang mempunyai tingkat kesulitan rendah.

Untuk hal ini, salah satu gunung yang tidak lepas menjadi incaran adalah Gunung Prau Dieng. Para pendaki memilih Gunung Prau Dieng memang bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan Gunung Prau Dieng termasuk gunung yang lebih mudah ditaklukkan.

Oleh karena itu Gunung Prau Dieng sangat cocok dijadikan sebagai tujuan pendaki pemula untuk mendapatkan pengalaman pendakian pertamanya.

Untuk mencapai puncak Gunung Prau Dieng, Anda dapat melewati 3 jalur pendakian yakni Jalur Pranten, Jalur Patak Banteng dan Jalur Kenjuran. Jalur yang sering dilewati ialah Jalur Patak Banteng.

Bila Anda mendaki menggunakan jalur ini, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan yang sangat asri seperti hamparan lahan sayur dan tebing yang curam.

Sesampainya Anda di basecamp, Anda akan disambut dengan udara yang sangat sejuk dan menyegarkan, karena letaknya yang berada di dataran tinggi. semakin tinggi Anda mendaki, pemandangan akan terlihat semakin kecil puncaknya Anda akan mendapati area yang landai dan lapang.

Batu Pandang Dieng

Gambar pemandangan Batu Pandang Dieng
Gambar pemandangan Batu Pandang Dieng

Jika Anda jeli, mungkin akhir-akhir ini Anda sering melihat orang-orang berpose di batu besar dan mengunggahnya di sosial media mereka. Mereka mengaku jika sedang berkunjung ke Dieng. Memang, wisatawan tersebut berada di salah satu obyek wisata Dieng yakni Batu Pandang.

Batu Pandang dulunya disebut dengan sebutan Batu Ratapan Angin. Batu Pandang sangat ramai dikunjungi para wisatawan yang singgah ke Dieng, bahkan para wisatawan beradu keahlian memotret di Batu Pandang.

Batu Pandang berada di dekat Dieng Plateau Theater. Jika Anda ingin menuju ke Batu Pandang, Anda terlebih dahulu harus memarkirkan kendaraan yang Anda bawa ke tepi jalan masuk Batu Pandang.

Batu Pandang mempunyai 2 jalur untuk masuk ke sana yakni jalur atas dan jalur bawah. Untuk jalur bawah, jalur ini berada di area parkir Planteau Theater, untuk jalur atas ia berada di jalanan ke area parkir lama.

Memang, jalanan yang harus Anda lalui menuju Batu Pandang sedikit mendaki namun tidak setinggi bukit-bukit Dieng yang lainnya. Anda hanya perlu berjalan kurang lebih 7 menit saja untuk menuju Batu Pandang ini.

Bukit Sidengkeng Dieng

Gambar Pemandangan Bukit Sidengkeng Dieng
Gambar Pemandangan Bukit Sidengkeng Dieng

Bukit Sidengkeng mempunyai lokasi yang begitu strategis, walaupun hingga sekarang tidak banyak orang yang mengetahui letak dari bukit ini. Bukit Sidengkeng berada di pintu masuk sebelum menuju ke Telaga Warna. Bila Anda mengambil di arah kiri dari pertigaan, Bukit Sidengkeng ini masuk ke wilayah desa Dieng Wetan, Wonosobo.

Ketika Anda menyusuri jalan utama dari Dieng ke Telaga warna, Anda bisa melihat ke kiri jalan, yang bertuliskan Wisata Petak 9. Disinilah start poin untuk sampai ke Bukit Sidengkeng.

Anda hanya memerlukan waktu selama kurang lebih 20 menit dengan perjalanan santai untuk menuju ke Bukit Sidengkeng. Anda tinggal menyusuri jalanan yang mendaki dan akan menjadi sebuah keasyikan tersendiri ketika Tour Dieng, apalagi di samping kanan,

Anda akan menemukan Telaga Warna yang sangat cantik untuk menemani perjalanan menyenangkan Anda.

Saat Anda sampai di puncak bukit, Anda akan langsung berdecak kagum, karena keindahan alam yang berada di Dieng. 2 telaga yang berada di sini yakni Telaga Warna dan juga Pengilon akan menjadi sebuah panorama yang sangat indah tersaji.

Memang perlahan namun pasti penataan lokasi di Bukit Sidengkeng ini akan terus menerus dilakukan agar nantinya pengunjung atau wisatawan akan merasa nyaman di lokasi yang bisa dijadikan sebagai spot beristirahat setelah kelelahan menyusuri kawasan Dieng nan indah.

Pengunjung bisa lesehan di atas lesehan rumput dan dibawah rindangnya pohon seperti akasia, sembari menikmati bekal makanan yang sudah di bawa dari rumah. Bukit Sidengkeng merupakan tempat yang sangat dijaga oleh berbagai macam pihak sehingga saat berada di Bukit Sidengkeng, diharapkan Anda menjaga kebersihan seperti tidak membuang sampah sembarangan dan tidak mencoret-coret pohon atau batu yang berada di sana. Lebih baik menikmati pesona Bukit Sidengkeng dengan cara yang wajar.

Museum Kailasa Dieng

Museum Kailasa Dieng berada di Desa Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara. Museum Kailasa Dieng berada di sebelah selatan Candi Gatotkaca yakni di Jalan melingkar Dieng menuju ke Candi Bima.

Museum Kailasa Dieng ini resmi secara langsung diresmikan oleh Menteri pariwisata di tahun 2008 lalu serta dibangun di lereng Panginan yakni ditempat yang lebih tinggi sehingga Anda dapat menikmati pemandangan Dieng secara leluasa dengan background Gunung Prau yang berbentuk memanjang dari barat hingga ke timur.

Peninggalan sejarah yang bisa kita temukan tersebar di area Candi Dieng seperti relief, arca dan komponen bangunan candi yang terbuat dari Ardesit. Dieng merupakan peninggalan Hindu yang paling tua di Jawa.

Para wisatawan dapat melihat secara dekat semua peninggalan yang berada di Museum Kailasa Dieng Plateau.

Anda boleh saja melihat-lihat di Museum Kailasa Dieng sepuasnya, namun yang harus Anda perhatikan ialah, jangan sampai Anda merusak peninggalan yang sangat berharga ini, hindari memegang berbagai macam komponen yang sudah disimpan, selain untuk mengurangi kerusakan, hal ini dilakukan agar pengunjung tetap menghargai peninggalan sejarah yang dilestarikan.

Candi Bima Dieng

Gambar Relief Candi Bima Dieng
Gambar Relief Candi Bima Dieng

Dieng memang tidak hanya identik dengan wisata alam yang ia suguhkan seperti pegunungan dan kawah-kawah, namun di Dieng Anda akan bisa menikmati sajian wisata seperti bangunan candi.

Melihat mahakarya nenek moyang memang akan begitu mengasyikkan karena selain Anda dapat menambah pengetahuan di masa lampau, Anda juga akan menghirup segarnya Dieng tanpa polusi dan ditemani dengan pemandangan alam yang begitu menakjubkan. Ada banyak bangunan candi yang dapat Anda temukan di sini, salah satu bangunan candi seperti Candi Bima.

Lantas, bagaimana cara menuju ke Candi Bima? Sebenarnya, untuk mengunjungi Candi Bima, Anda tidak perlu bersusah payah. Candi Bima ini baru saja selesai di pugar di tahun 2014 dan dapat menarik peneliti karena keunikan yang ia miliki. Candi Bima berada di area dekat dengan wisata Dieng yang lain, yakni di samping pintu masuk ke Kawah Sikidang dan tidak jauh dari Dieng Plateau Theater.

Candi Arjuna Dieng

Dataran Tinggi Dieng memang bukan hanya memiliki panorama alam yang sangat kaya dan mempesona, namun Dieng memiliki berbagai peninggalan bersejarah lainnya.

Candi Arjuna merupakan salah satu wisatanya. Dataran Tinggi Dieng telah sudah lama dikenal, sebenarnya dulunya Dieng dikenal bukan karena tempat wisatanya melainkan sebagai tempat peribadatan.

Beberapa ahli mengatakan pendirian candi yang berada di Dieng ini sudah dimulai sejak Kerajaan Kalinggan berdiri yakni abad ke 6 Masehi.

Telaga Cebong Desa Sembungan

Telaga Cebong ialah salah satu obyek wisata yang berada di kawasan Dieng. Telaga Cebong memang begitu terkenal sehingga telaga ini tidak pernah sepi pengunjung. Letak Telaga Cebong berada di sebelah tempat parkir Sikunir.

Telaga Cebong memiliki bentuk seperti Cebong sehingga warga yang berada di sekitarnya menamai dengan Telaga Cebong. Ketika musim liburan tiba, banyak sekali wisatawan yang menghabiskan waktunya di Telaga Cebong ini.

Bila Anda menginginkan berkemah di sekitar Telaga Cebong, Anda tidak perlu kesusahan untuk membawa tenda dari rumah. Karena warga disekitarnya banyak yang menyediakan sewa tenda dan menyediakan kayu bakar untuk api unggun. Jadi, semua hal sudah tersedia.

Wisatawan dapat menikmati suasana malam yang sangat indah dan mengesankan di Wonosobo. Ketika pagi hari, Telaga Cebong juga sering dijadikan sebagai tempat untuk beristirahat dan banyak yang melepas lelah sembari berjalan di tepi telaga.

Wisata Kawah Sikidang

Salah satu daya tarik yang ada di Dieng adalah adanya beberapa kawah yang masih aktif. Kawah Sikidang merupakan salah satu kawah yang ramai sekali dikunjungi wisatawan pada saat sedang liburan. Kawah ini memang menjadi tempat wisata andalan di kawasan Dieng Plateau.

Kawah ini cukup unik karena berada di dataran yang cukup datar sehingga tidak menyulitkan pengunjung yang ingin berwisata ke kawah Sikidang. Selain itu juga pada kawah ini terdapat beberapa kawah kecil yang ada di sekitarnya dan bisa menjadi daya tarik bagi pelancong.

Dibalik sebuah tempat wisata biasanya juga ada sebuah cerita yang menghampiri tempat wisata tersebut. Sama seperti Sikidang ini, memiliki asal muasal nama dibalik namanya, jadi menurut warga setempat. Karena letak kawah yang bisa berubah-ubah setiap waktu hal ini menyerupai binatang Kijang yang bisa melompat dengan cepat. Jadi kawah ini diberikan nama Sikidang yang artinya bisa berpindah-pindah dengan cepat.

Wisata Telaga Warna Dieng Plateau

Berwisata ke kawasan Dataran Tinggi Dieng nampaknya memang tidak akan lengkap jika tidak mengunjungi beberapa kawasan yang sangat favorit. Salah satunya adalah kawasan Telaga Warna yang memang menjadi salah satu objek wisata andalan yang ada di kawasan ini.

Mengunjungi tempat wisata ini juga cukup menyenangkan sekali karena udara di kawasan ini masih sangat asri sehingga membuat kita juga jadi rileks.

Setiap tempat wisata pastinya memiliki keunikannya masing-masing yang akan menambah daya tarik orang untuk mengunjunginya. Begitu juga dengan kawasan Telaga Warna ini. Mendengar namanya saja sudah akan membuat kita penasaran.

Jadi keunikan pada telaga ini adalah pada airnya, dimana air pada telaga ini warnanya bisa berubah-ubah. Terkadang telaga ini airnya akan berwarna kuning kehijauan. Terkadang juga bisa berwarna biru muda atau biru tua. Konon katanya air telaga ini bisa berubah warna karena adanya kandungan sulfur yang sangat tinggi.

Wisata Telaga Pengilon

Pada saat sedang pergi ke Dieng, kita juga tidak boleh melewatkan salah satu telaga yang ada di Dieng. Telaga ini adalah Telaga Pengilon yang memang merupakan telaga yang cukup indah dan juga memiliki pemandangan yang menakjubkan.

Dari telaga ini juga kita bisa menikmati keindahan Dieng dengan udara sejuk dan juga suasana hening yang akan semakin menambah suasana berwisata yang tenang.

About the Author
Jasa pelayanan paket wisata murah terbaik di Dieng yang menyediakan berbagai kebutuhan paket tour Dieng untuk kegiatan liburan anda.

Leave a Reply

*